Oct 21, 2024 Tinggalkan pesan

Apa perbedaan antara PROFINET A dan B?

1, Perbedaan fungsional
PROFINET A (CC-A) adalah level paling dasar dalam protokol PROFINET, menyediakan fungsionalitas dasar untuk komunikasi PROFINET IO dan RT (real-time). Fitur-fitur ini mencakup pertukaran siklik data I/O dengan properti waktu nyata (1 hingga 512 milidetik), komunikasi data non siklik (untuk membaca dan menulis data berorientasi permintaan seperti parameter dan informasi diagnostik), komunikasi TCP/IP paralel, alarm fleksibel model (untuk peralatan sinyal dan kesalahan jaringan, dengan tiga tingkat alarm), dll. Selain itu, PROFINET A juga mendukung skema pengalamatan berdasarkan modul, slot, dan sub slot, serta file GSD untuk diintegrasikan ke dalam sistem teknik.
Sebaliknya, PROFINET B (CC-B) telah diperluas berdasarkan A, menambahkan fungsi diagnosis jaringan dan deteksi topologi tambahan. Hal ini terutama dicapai melalui Simple Network Management Protocol (SNMP), yang mengintegrasikan bagian dari Management Information Base 2 (MIB2) dan Lower Link Discovery Protocol MIB (LLDP-NEXT MIB) ke dalam perangkat. Selain itu, PROFINET B juga mendukung query semua informasi diagnostik dan topologi dari objek perangkat fisik (PDEV) melalui layanan PROFINET non periodik. Fitur-fitur ini menjadikan PROFINET B lebih menguntungkan dalam diagnosis dan pemecahan masalah jaringan.
2, Skenario aplikasi
PROFINET A cocok untuk semua (sub) aplikasi yang tidak bergantung pada topologi dan fungsionalitas jaringan, seperti diagnostik jaringan dan deteksi topologi. Aplikasi ini mencakup stasiun I/O yang terpisah secara lokal dan (sub) jaringan yang terhubung melalui teknologi nirkabel, serta situasi di mana berbagai bidang otomasi terhubung menggunakan jaringan perusahaan. Karena fungsi dasarnya yang komprehensif dan biaya yang relatif rendah, PROFINET A telah banyak digunakan di banyak sistem otomasi industri sederhana.
PROFINET B lebih cocok untuk sistem otomasi industri kompleks yang memerlukan diagnosis jaringan dan fungsi deteksi topologi. Sistem ini biasanya mencakup banyak perangkat, topologi jaringan yang kompleks, dan persyaratan keandalan yang tinggi. Melalui fitur tambahan yang disediakan PROFINET B, administrator sistem dapat lebih nyaman melakukan pemantauan jaringan, pemecahan masalah, dan optimalisasi kinerja.
3, topologi jaringan
Dalam hal topologi jaringan, PROFINET A dan B mendukung beberapa struktur topologi, seperti star, tree, dan bus. Namun karena penambahan fungsi diagnosis jaringan dan deteksi topologi, PROFINET B memiliki keunggulan dalam menangani struktur topologi jaringan yang kompleks. Hal ini terutama tercermin dalam kemampuan PROFINET B untuk mengidentifikasi perangkat, hubungan koneksi, dan jalur komunikasi dalam jaringan dengan lebih baik, sehingga mendiagnosis dan memecahkan masalah jaringan dengan lebih akurat.
4, Redundansi sistem
Redundansi sistem merupakan salah satu fungsi penting dalam sistem otomasi industri, yang dapat meningkatkan keandalan dan stabilitas sistem. Dalam protokol PROFINET, fungsionalitas redundansi sistem disertakan dalam versi CC-B yang diperluas yang disebut CC-B (PA). Artinya meskipun PROFINET A sendiri tidak mendukung fungsionalitas redundansi sistem, hal ini dapat dicapai dengan meningkatkan ke PROFINET B (PA).
PROFINET B (PA) menyediakan solusi aplikasi lintas vendor dengan pengontrol redundan untuk mencapai ketersediaan yang lebih tinggi. Hal ini sangat penting untuk peralatan dalam industri proses, karena perangkat ini biasanya memerlukan pengoperasian terus-menerus dan memiliki toleransi kesalahan yang rendah. Dengan mengadopsi PROFINET B (PA), perusahaan dapat membangun sistem otomasi industri yang lebih andal dan stabil.
info-730-730

Kirim permintaan

whatsapp

teams

Email

Permintaan